Salah Paham, Polsek Kema Berhasil Selesaikan Konflik Sopir Online Dan Warga Desa Kema Satu

oleh -248 Dilihat

KEMA, VIRALBERITA.NET — Polsek Kecamatan Kema berhasil menyelesaikan secara kekeluargaan kesalahpahaman antara sopir online dan warga Desa Kema satu karena diduga pencuri sehingga masyarakat setempat hampir mengeroyok sopir tersebut. Dari peristiwa tersebut beredar voice note ke media online terkait pengeroyokan dan uang 2,5 juta yang hilang.

Disampaikan Kapolsek Kema Iptu Riska Angkol, S. Sos, kejadian bermula pada hari kamis tanggal 06 juni 2024 sekitar jam 02 .30 Wita ada sekelompok masyarakat yang memeriksa mobil xenia warna silver DB 1480 EF yang parkir didepan Gereja Irene Desa Kema Satu (GRAB) dimana didalam ada sopir Sulfian Alfianda Pakaya (SAP) sedang tidur tiduran habis mengantar penumpang. Adapun alasan masyarakat memeriksa mobil tersebut karena mereka merasa curiga kalau yang bersangkutan akan melakukan pencurian karena mobil tersebut sudah di parkir beberapa jam di lokasi itu.

“Namun pada saat pemeriksaan oleh masyarakat situasi berubah panas dan ada beberapa warga yg melakukan pemukulan namun bisa dengan cepat dilerai. Setelah kejadian tersebut menurut sopir Sulfian Alfianda Pakaya ( yang menyebarkan pesan suara) kehilangan uang Rp.2,500.000, ” ucap Angkol.

Dari keterangannya, masyarakat dan sopir sudah melakukan pertemuan dan telah melakukan perdamaian. Dan sopir SAP sudah mengklarifikasi terkait voice note yang tersebar karena hanya kesalahpahaman dan meminta agar masyarakat tidak lagi membagikan. Serta mencari uang yang hilang tersebut.

(Deibby Malongkade)

No More Posts Available.

No more pages to load.