AIRMADIDI, viralberita.net — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara secara resmi mencanangkan program “Kampung Sadar Administrasi Kependudukan” di seluruh desa dan kelurahan se-Minut.
Pencanangan dilakukan Bupati Dr Joune JE Ganda, SE. MAP. MM. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH. MH saat kegiatan Kawin Massal di Pendopo Kantor Bupati, didampingi Sekertaris daerah Ir Novly Wowiling, MSI, Minggu 16 Agustus 2026.
Bupati menegaskan tertib administrasi adalah kunci pelayanan publik yang cepat dan tepat sasaran.
“Kita canangkan secara resmi agar seluruh masyarakat memiliki administrasi kependudukan yang lengkap. Ini penting untuk pelayanan publik dan pembangunan,” kata Bupati.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minut, Anita Enoch, SH.MSi memaparkan data capaian Desa Kinunang yang menjadi desa percontohan:
Dijelaskan Anita, berdasarkan data kami di Disdukcapil Minut, masyarakat Desa Kinunang sudah 100 persen administrasi lengkap.
Dari 375 penduduk, 100 persen memiliki Akta Kelahiran.
KTP 283 jiwa sudah 100%.
Jumlah Kartu Keluarga 131 KK juga 100%.
KIA untuk 98 anak sudah 100 persen.
Buku Pokok Pemakaman juga sudah 100 persen selesai.
Dengan capaian tersebut, Desa Kinunang dinilai sebagai desa paling tertib administrasi kependudukan di Minahasa Utara dan menerima penghargaan dari Pemkab MINUT yang diserahkan langsung Bupati Joune Ganda.
Bupati meminta para Camat dan Hukum Tua di 10 kecamatan untuk menjadikan Desa Kinunang sebagai motivasi.
“Tugas kita bersama memastikan setiap warga memiliki dokumen kependudukan. Mari kita kejar target ini desa per desa. Saya minta Camat dan Hukum Tua aktif jemput bola ke masyarakat,” tegas Bupati.
Melalui Disdukcapil, Pemkab Minut akan melakukan pendataan, sosialisasi, dan pelayanan jemput bola ke desa-desa agar target “Kampung Sadar Administrasi Kependudukan” tercapai 100% di seluruh Minut.
Hukum Tua Desa Kinunang Fribel Sangkilang, S. Sos menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut:
“Kami sangat bersyukur Desa Kinunang mendapat kepercayaan dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten. Ini bukan hasil kerja satu orang, tapi komitmen bersama seluruh perangkat desa dan masyarakat. Kami terus mendorong warga untuk segera mengurus KTP, KK, Akta Kelahiran dan KIA. Ke depan kami siap menjadi contoh dan berbagi pengalaman kepada desa lain agar program ‘Kampung Sadar Adminduk’ ini benar-benar berjalan di seluruh Minahasa Utara,” ujarnya.
(3by)






