Hari Kesaktian Pancasila: Bupati Joune Ganda Jadi Irup, Kadis Pariwisata Jein Barantian Jadi Pemimpin Upacara

oleh -46 Dilihat

AIRMADIDI, MINUT, viralberita.net – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Minut, Rabu (1/10/2026) pagi.

 

Bupati Minahasa Utara Dr Joune JE. Ganda, SE. MAP. MM. MSi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), dan Kepala Dinas Pariwisata Minut, Jein Barantian dipercaya sebagai Pemimpin Upacara.

Upacara diikuti para Asisten Bupati, Staf Ahli, Kepala SKPD, dan seluruh ASN Pemkab Minut. Upacara berlangsung penuh khidmat.

Bupati Joune Ganda menegaskan tema nasional tahun ini “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah dasar negara yang mempersatukan.

“Pemerintah memberikan tema Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. Tentu tema ini adalah bagian dari bagaimana kita menunjukkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara akan menjadi nilai-nilai yang membawa bangsa Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil dan makmur,” ujar Bupati JG.

Bupati mengingatkan Pancasila telah diajarkan sejak kecil dan terbukti mampu mempersatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan ribuan pulau, suku, agama dan ras yang berbeda.

“Nilai-nilai ini harus terus kita ajarkan dan wariskan kepada anak-anak kita, karena bangsa kita menjadi satu dan besar dengan adanya Pancasila,” tegasnya.

Bupati JG juga mengangkat kearifan lokal Minahasa Utara, yakni semangat Mapalus sebagai wujud nyata nilai Pancasila.

“Nilai-nilai yang tertanam dalam Pancasila itu digali dari nilai-nilai bangsa Indonesia. Terutama bagi kita di Sulawesi Utara khususnya di Minahasa Utara, semangat gotong royong, semangat kebersamaan, semangat Mapalus ini sudah mengakar di tengah kehidupan masyarakat kita dan menjadi bagian dari nilai Pancasila itu sendiri,” kata Bupati.

“Jangan sampai kita melupakan itu. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Minahasa Utara untuk terus menjaga, melestarikan, dan mengajarkan kepada anak-anak kita. Kebersamaan dan persatuan adalah modal utama. Kalau kita tercerai-berai, maka semua kemakmuran dari kekayaan alam tidak akan ada artinya,” tutup Joune Ganda.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Jein Barantian yang bertindak sebagai Pemimpin Upacara tampil tegas, sigap dan penuh wibawa memimpin jalannya upacara dari awal hingga akhir. Penunjukan Jein Barantian sebagai pemimpin upacara di hari sakral ini menunjukkan eksistensi dan kekompakan jajaran SKPD di bawah kepemimpinan JG-KWL.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk keutuhan NKRI dan kemajuan Minahasa Utara. (3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.