Stok Darah di Minut Kurang, Pasukan Orange Dipimpin William Luntungan Gelar Aksi Donor Darah

oleh -65 Dilihat

Minut, viralberita.net — Pasukan Orange yang dipimpin William Luntungan antusias mendukung PMI Minahasa Utara untuk membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara yang saat ini stok darah berkurang sementara permintaan darah meningkat.

Outsourcing tenaga kebersihan Minut ini, tak segan mendonorkan darah mereka untuk membantu kebutuhan darah masyarakat Minut yang membutuhkan, senin 12 Januari 2025 di pendopo kantor Bupati Minahasa Utara.

 

Aktivis Minut William Luntungan menyampaikan, kegiatan donor darah ini digagas olehnya karena terinformasi PMI Minut kekurangan stock darah dalam memenuhi permintaan darah dari rumah sakit di Minut yang akhir-akhir ini makin meningkat.

“Saya tergerak melakukan aksi donor darah ini karena stock darah di PMI Minut kurang. Setetes darah kita, sangat berharga, untuk selamatkan nyawa saudara-saudara kita yang membutuhkan, ” ucap Luntungan.

Dikatakannya, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara saja, rutin menyumbangkan darah bagi masyarakat setiap 3 bulan, kami ikuti jejak pemimpin yang peduli keselamatan masyarakat.

“Tahun kemarin awal saya pertama kali mendonorkan darah, saya kuatir ada efek samping. Tapi setelah saya lakukan ternyata membuat tubuh makin sehat, ” ujar Luntungan.

William mengajak masyarakat jangan takut mendonorkan darah. Donor darah baik untuk kesehatan.

Kepala UTD PMI Minut dr Harold Sepang menyampaikan, apresiasi respon cepat dari jajaran outsourcing pimpinan William Luntungan yang membantu PMI Minut untuk memenuhi stock darah di Minut.

“Kami apresiasi respon cepat dari bapak William Luntungan. Padahal kami baru sampaikan beberapa hari yang lalu dan tak disangka kegiatan ini dilakukan langsung secepat ini, Terima kasih pak William,” sebut Sepang kepada aktifis yang berjiwa sosial tinggi ini dan dikenal sangat berani dalam menyuarakan dan memperjuangkan  aspirasi masyarakat.

 

Dari keterangan Harold, kebutuhan darah di Minut setiap bulannya mencapai 300-400 kantong darah. Dan sejak bulan Desember donatur makin berkurang sampai saat ini, sementara permintaan darah meningkat. Apalagi dampak ditutupnya UTD PMI Sulut hingga dampaknya permintaan darah makin banyak.

 

Melalui aksi sosial ini, PMI Minut berhasil mengumpulkan 32 kantong darah untuk membantu masyarakat Kabupaten Minahasa Utara yang memerlukan darah. (3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.