LIKUPANG BARAT, MINUT, viralberita.net – Komitmen Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung untuk memastikan harga pangan terjangkau hingga ke wilayah kepulauan kembali dibuktikan.
Melalui Dinas Perdagangan Minut, Pasar Murah Bersubsidi menyambangi Desa Kinabuhutan, Kecamatan Likupang Barat, Sabtu (3/10/2026).
Warga kepulauan pun antusias. Pasalnya, selama ini mereka harus menghadapi harga lebih mahal akibat ongkos transportasi dan rantai distribusi yang panjang dari daratan.
Kini, dengan subsidi Pemkab Minut, harga kebutuhan pokok dipangkas jauh:
– Beras premium Rp55.500
– Minyak goreng premium Rp16.000/kg
– Gula pasir Rp12.000/kg
– Tepung terigu Rp7.500/kg
– Telur Rp50.000/baki
– Bawang merah Rp30.000
– Bawang putih Rp25.000
– Cabai rawit Rp110.000
– Daging ayam Rp30.000/ekor
Kepala Dinas Perdagangan Minut Maximilian Tapada mengatakan program ini bukan sekadar jual murah, tapi bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan akses pangan tetap terjamin di kepulauan.
“Program ini bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah kepulauan, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga untuk menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di Minut,” ujar Tapada.
Apresiasi datang dari Hukum Tua Desa Kinabuhutan Marsel Papilaya.
“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kinabuhutan menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Minut, khususnya Dinas Perdagangan. Program ini sangat membantu karena kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Marsel.
Ia berharap pasar murah tidak berhenti di sini dan terus berlanjut secara rutin di wilayah kepulauan.
“Kehadiran pemerintah sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga daya beli warga,” tambahnya.
Pemkab Minut menegaskan intervensi pasar murah akan terus dilakukan sebagai strategi menjaga daya beli masyarakat dan memastikan tidak ada warga Minut, termasuk di kepulauan, yang kesulitan mendapatkan pangan dengan harga wajar. (3by)





