Rubah Sistem Lama, “Torang Minut” Buat Kerja DPRD Makin Transparan Bagi Masyarakat

oleh -665 Dilihat

Minahasa Utara, viralberita.net – Sekretariat DPRD Minahasa Utara tancap gas transformasi digital. Lewat diskusi bersama media mitra, Setwan sosialisasikan implementasi “Torang Minut” dan “Gerakan Peduli Berita Setwan” di Ruangan Rapat Sekwan, Rabu (10/6/2026).

 

Diskusi dibuka Sekwan Dr. Drs. Jackson Ruaw, M.Si. Ia menegaskan transformasi tata kelola pemerintahan bukan pilihan, tapi tuntutan untuk birokrasi modern yang adaptif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pelayanan.

Jackson menyebut tantangan Setwan DPRD Minut makin kompleks. Pelayanan harus cepat, terintegrasi, berbasis data, dan responsif.

 

“Kondisi sekarang masih ada fragmentasi tata kelola, proses manual dominan, data belum terintegrasi, pengambilan keputusan belum berbasis data, dan pelayanan belum real-time. Itu yang mau kita ubah,” tegas Jackson.

 

Untuk menjawab itu, Setwan susun Proyek Perubahan “TORANG MINUT – Transformasi Strategis Tata Kelola Sekretariat DPRD Berbasis Smart Governance Ecosystem”.

 

“Ini bukan sekadar aplikasi atau digitalisasi admin. Torang Minut itu model strategic governance transformation. Mengintegrasikan tata kelola, proses bisnis, data, budaya kerja, dan pelayanan prima dalam satu ekosistem smart governance,” jelas Jackson.

 

Transformasi ditopang 5 Pilar Strategis:

1. Tata Kelola Organisasi

2. Transformasi Proses Bisnis

3. Data Driven Governance

4. Budaya Kerja Adaptif

5. Pelayanan Prima

 

17 Smart System Terintegrasi

Sebagai “governance enabler”, Torang Minut diperkuat 17 Smart System yang saling konek: Smart Service Desk, Smart Session, Smart Legislation, Smart Official Travel, Smart Reses, Smart Public Info, Smart Pokir, Smart Performance, Smart Financial, Smart Asset, Smart Planning dam Agenda, Smart Monitoring, Smart Feedback, Smart Data & Analytics, Smart Dashboard, Smart Security, Smart Mobile.

 

Semua terintegrasi real-time. Mulai administrasi, persidangan, legislasi, sampai monitoring dan pengambilan keputusan berbasis bukti.

Implementasi jalan bertahap. Jangka pendek, bentuk tim, susun kebijakan, bangun fondasi 17 sistem dan integrasi data. Jangka menengah: kuatkan integrasi, data driven governance, budaya kerja adaptif. Jangka panjang: wujudkan Smart Parliament Ecosystem, integrasi digital penuh, predictive governance.

 

“Keunggulannya ada di integrasi 5 pilar dan 17 sistem, closed loop governance, strategic leadership. Kita geser dari birokrasi administratif konvensional ke smart parliamentary governance yang cepat, terukur, kolaboratif,” ujar Jackson.

 

Target akhir, tata kelola Setwan modern, proses bisnis efisien, keputusan berbasis data, pelayanan cepat, transparan, akuntabel, dan kepercayaan publik ke DPRD naik.

Info lengkap: https://torang.minut.go.id

(3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.