Prioritaskan Kebutuhan Yang Mendesak, Legislator PDIP Novie Paulus Serap Aspirasi Masyarakat Desa Maumbi

oleh -114 Dilihat

MINAHASA UTARA, viralberita.net — Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara Novie Paulus, SM menggelar reses masa persidangan ke III tahun sidang ke II untuk bertatap muka sekaligus menyerap aspirasi masyarakat Desa Maumbi di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Jumat 28 Agustus 2026.

Saat membuka acara, Menjelang penetapan APBD 2027, Sekretaris DPRD Minahasa Utara Dr. Drs. Jackson K. Ruaw, M.Si mengajak masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan momen Reses DPRD.

 

Menurutnya, ini adalah waktu yang paling pas untuk menyuarakan kebutuhan langsung ke wakil rakyat.

 

“Minggu depan akan ada penetapan APBD 2027. Semua menyesuaikan dengan keuangan daerah. Yang menjadi skala prioritas itulah yang akan kita utamakan,” ujar Jackson dalam sambutannya mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

 

Ia berharap reses ini semakin mempererat hubungan antara anggota DPRD dengan masyarakat.

 

“Anggota Dewan saat ini mau mendengar usulan dan masukan. Kami akan catat, dan akan kita kawal sesuai kemampuan keuangan daerah. Tahun 2026 ada banyak potongan anggaran, semoga di tahun 2027 semua bisa terealisasi,” Kata Ruaw.

 

Dalam sesi dialog, berbagai usulan disampaikan warga Desa Maumbi. Semua dicatat oleh anggota DPRD dan jajaran Sekretariat untuk dibawa ke rapat paripurna.

 

Dalam sesi 1:

1. Warga Jaga 8 meminta perbaikan lampu jalan karena sebagian besar sudah mati. Juga mengeluhkan motor knalpot racing yang mengganggu ketenangan malam.

2. Ibu Yeni Runtuwene dari Jaga 6 mengusulkan agar Lansia mendapat tunjangan setiap bulan.

3. Ibu Lisa Dumanauw dari Jaga 8 menyoroti soal kebersihan lingkungan agar lebih teratur.

 

Legislator PDIP Novie Paulus   menyampaikan bahwa usulan lampu jalan sudah pernah diajukan dan sebagian sudah diperbaiki secara swadaya dengan uang pribadinya. Untuk knalpot racing akan diteruskan ke pihak kepolisian. Usulan tunjangan lansia juga akan diusulkan.

Soal kebersihan, Novi mengingatkan pentingnya kesadaran bersama dan mewaspadai rawan kebakaran. “Tadi juga ada kebakaran di Desa Maumbi, untungnya jauh dari pemukiman,” ingatnya.

 

Dalam Sesi 2:

4. Yance Paulus mewakili petani meminta dukungan pertanian berbasis teknologi dan agar penyuluh pertanian rutin turun ke desa-desa.

5. Femi Raturolos dari Jaga 5 membutuhkan bantuan air bersih. Ia meminta perbaikan sumber air/bak yang sudah tidak layak karena banyak sumur warga yang kering.

6. Sherly Pinansang mengusulkan pembangunan Gapura pintu masuk Minahasa Utara di Desa Maumbi.

Paulus mengatakan, akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk ketahanan pangan dan pertanian. Untuk air di Jaga 5, diminta warga menjaga kebersihan dan akan ditinjau bersama.

Untuk gapura, dijelaskan bahwa pintu gerbang Minut memang di Maumbi. Pernah dianggarkan tapi dialihkan karena keterbatasan dana. Hal ini akan diusulkan kembali ke Pemkab.

Novi Paulus menegaskan, seluruh lembaran aspirasi yang sudah diisi warga akan dikumpulkan dan menjadi bahan usulan resmi DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam rapat paripurna mendatang.

 

“Silahkan sampaikan. Ini rumah kita bersama. Yang prioritas dan mendesak akan kita perjuangkan,” pungkasnya didampingi isteri tercinta.

 

Kegiatan ditutup dengan membagikan sembako kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, kabag persidangan Steven Goliat, mantan Hukum Tua Desa Maumbi Anatje Paulus, para perangkat desa dan masyarakat Desa Maumbi.

(3by)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.