Diskusi Publik Satu Tahun Periode Kedua Kepemimpinan JGKWL, Ini kata Bupati Joune Ganda

oleh -1557 Dilihat

Minut, viralberita.net — Diskusi Publik Satu Tahun Periode Kedua Kepemimpinan Bupati Joune Ganda (JG) dan Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung (KWL) dengan tema “Konsolidasi Tata Kelola dan Akselerasi Transformasi Pembangunan Kabupaten Minahasa Utara Berbasis Inovasi dan Kolaborasi Menuju Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan.” Bupati Joune Ganda memaparkan capaian pembangunan daerah Kabupaten Minahasa Utara diruang rapat Paripurna, senin, 9 Maret 2026.

 

Diskusi Publik ini, Bupati DrJoune JE Ganda, SE. MAP. MM. MSi bertindak sebagai keynote speaker dihadiri narasumber Dekan FISIP UNSRAT Dr. Daud M. Liando, S.I.P., M.Si, Ketua ISEI Manado Prof. Joy E. Tulung, S.E., M.Sc., Ph.D, Ketua Umum TEPANAS / FASTRI Panca R. Sarungu, S.E., M.M.S.I., C.T.Ε, Kepala BPS Kabupaten Minahasa Utara Abdullah Kango, S.Si., M.Si.

Tujuan diskusi ini, dalam rangka refleksi satu tahun perjalanan periode kedua kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara dan mengevaluasi capaian pembangunan, memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat, serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

 

Bupati Joune Ganda dalam sambutan menyampaikan, satu tahun perjalanan pemerintahan pada periode kedua ini tentu bukanlah waktu yang panjang. Namun demikian, dalam kurun waktu tersebut kami bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya bekerja secara maksimal untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada kami merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian. Tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang dipercaya oleh masyarakat, “ucap Joune.

 

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya melakukan berbagai langkah pembenahan dan penguatan sistem pemerintahan, baik dalam aspek perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan daerah, pelayanan publik, maupun penguatan integritas aparatur. Kami menyadari bahwa tata kelola pemerintahan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik serta efektivitas pelaksanaan pembangunan di daerah.

 

Selain konsolidasi tata kelola, tema diskusi ini juga menekankan pentingnya akselerasi transformasi pembangunan berbasis inovasi dan kolaborasi. Di era perkembangan teknologi dan dinamika global saat ini, pemerintah daerah dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat, menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak.

 

Dikatakannya, Inovasi bukan hanya menjadi pilihan, tetapi merupakan kebutuhan dalam menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sementara itu, kolaborasi merupakan kekuatan penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, serta media dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

 

Pembangunan yang kita jalankan harus mampu menghasilkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Artinya, pembangunan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pertumbuhan ekonomi daerah harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi kesenjangan sosial.

 

Di sisi lain kata Joune, Dalam satu tahun terakhir ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus mendorong berbagai program pembangunan yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas wilayah.

 

“Kami juga terus berupaya memperkuat sektor-sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM, yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai program pemberdayaan masyarakat terus dilakukan melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha lokal. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dengan terus melakukan inovasi dalam sistem pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi, ” ujarnya.

 

Tentu kita semua menyadari bahwa dalam perjalanan pembangunan masih terdapat berbagai tantangan yang harus kita hadapi bersama. Tantangan global, dinamika ekonomi nasional, serta perubahan sosial masyarakat menjadi faktor yang mempengaruhi pembangunan daerah. Namun demikian, saya percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, kerja keras, serta kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, kita mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan baik.

 

Doktor ilmu Pemerintahan ini menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang konstruktif sebagai bagian dari upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pembangunan daerah.

” Mari kita terus bekerja bersama, bergandengan tangan, dan melangkah maju untuk mewujudkan Minahasa Utara yang semakin maju, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan, ” tutupnya dalam sambutan pembukaan.

Di kesempatan ini, Dekan FISIP UNSRAT Dr. Daud M. Liando, S.I.P., M.Si. menyampaikan Materi tentang Penguatan Desentralisasi dan Otonomi Daerah dalam Perspektif Multi-Level Governance dan Ketua ISEI Manado Prof. Joy E. Tulung, S.E., M.Sc., Ph.D. membawakan materi tentang Konsolidasi Kebijakan Ekonomi Daerah Menuju Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan.

Sementara, Ketua Umum TEPANAS / FASTRI Panca R. Sarungu, S.E., M.M.S.I., C.T.Ε. dengan materi Membangun Iklim Investasi yang Kompetitif dan Inklusif dan Kepala BPS Kabupaten Minahasa Utara Abdullah Kango, S.Si., M.Si. menyampaikan materi tentang Transformasi Struktur Ekonomi Kabupaten Minahasa Utara: Analisis Pertumbuhan, Sektor Unggulan, dan Daya Saing.

Acara ini di hadiri Forkopimda Minut, Akademisi, praktisi, anggota DPRD Minut, mahasiswa, siswa dan perangkat daerah Kabupaten Minahasa Utara. (3by)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.