Respon Keluhan Warga, Pemkab Minut Tinjau Langsung SPPG Sukur

oleh -700 Dilihat

Minut, viralberita.net — Program Prioritas Nasional Makan Bergizi Gratis menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut). Pasalnya, hari ini, dalam merespon keluhan warga, Pemkab Minut melalui Dinas Pangan terjun langsung meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukur di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minut, kamis, 26 Februari 2026.

Dari Pantauan media ini, Pemkab Minut sekaligus mewakili tim Satgas Pangan Minut yang di pimpin Kepala dinas Pangan Ryke Lucas meninjau semua ruang mulai dari tempat pengelolaan, penyajian, tempat penyimpanan bahan makanan kering maupun basah, dapur bahkan tempat pencucian ompreng serta sanitasi.

Disampaikan Lucas, kunjungannya saat ini sebagai tim Satgas untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak penerima manfaat benar-benar berkualitas.

“Kami mengambil langkah serius terhadap setiap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat. Peninjauan ini bertujuan memastikan standar kualitas makanan MBG tetap terjaga, serta mengevaluasi proses distribusi dan pelayanan di SPPG Sukur,” tegas Lucas.

 

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam pimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjamin kualitas makanan MBG sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) .

“Kami berharap ke depan SPPG dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan MBG, khususnya selama bulan puasa. Perbaikan diharapkan mencakup variasi menu, kualitas bahan makanan, serta kelayakan konsumsi agar tujuan pemenuhan gizi anak dapat benar-benar tercapai, “ujarnya.

Sementara, Kepala SPPG Sukur Grendy Warbung memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang langsung melakukan monitoring sehingga melalui kunjungan ini ada arahan masukan yang dapat membantu SPPG Sukur melakukan pembenahan terlebih mampu menyajikan makanan yang kualitas.

Grendy menyampaikan, SPPG Sukur melayani 24 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 2.838 orang, ditambah 937 penerima manfaat dari program B3 (Bantuan Pangan Bergizi), sehingga total penerima layanan mencapai 3.775 orang.

“Kuota penerima manfaat sangat besar ada 3.775 orang dan hanya koki 9 orang, penyajian, pendistribusian makanan hingga pencucian ompreng sekitar 49 relawan sesuai dengan batas maksimal ketentuan BGN untuk setiap dapur. Jadi, tidak bisa tambah relawan.

“Dengan jumlah penerima manfaat cukup banyak sehingga agak kewalahan dalam pengelolaan. Ada kendala dalam waktu penyajian dan pendistribusian karena kurangnya tenaga. Apalagi, di bulan puasa, peraturan baru pembuatan kue yang dikelola langsung oleh SPPG. Kerja koki bertambah, sehingga mereka bekerja tak lagi sesuai dengan jam kerja. Namun, kami akan terus melakukan perbaikan untuk tetap menjaga keseimbangan gizi dan kualitas makanan serta meningkatkan prosedur pengawasan sebelum penyajian, ” ucap Warbung. (3by)

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.