Sambut HUT ke-324 Desa Tatelu, Forkopimcam Dan Pemdes Gelar Razia Sajam dan Miras di Area Tambang

oleh -748 Dilihat

Tatelu, viralberita.net — Dalam rangka menyambut HUT Desa Tatelu ke-324, Pemerintah Desa Tatelu menggandeng unsur (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Forkopimcam menggelar razia senjata tajam, minuman keras, dan senjata angin di area pertambangan Desa Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi utara, Kamis (16/7/2026).

Hukum Tua Desa Tatelu Anatasya Angkow menjelaskan, razia ini merupakan implementasi program Kamtibmas Desa dalam rangka persiapan HUT Desa pada 19 Juli mendatang.

“Keamanan pekerja dan lingkungan tambang jadi atensi kami. Situasi yang aman akan membawa dampak baik bagi perekonomian pekerja dan masyarakat desa,” ucapnya.

Kegiatan ini menyasar mess dan barak pekerja tambang, sekaligus memberikan edukasi Kamtibmas kepada para penambang.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan puluhan sajam berupa badik dan golok. Selain itu juga ditemukan beberapa pucuk senjata angin tanpa izin.

 

Wakapolsek Dimembe Ipda Stanly Melope menjelaskan, untuk razia tahap awal ini pihaknya masih mengedepankan pembinaan.

“Saat ini kami hanya mengamankan atau menyita sajam yang kami dapati. Belum ada penindakan ke pemiliknya. Namun untuk razia di waktu mendatang, kami pastikan ada tindakan hukum bagi siapa saja yang kedapatan memiliki sajam,” tegasnya.

 

Camat Dimembe Ansye Dengah mengapresiasi gebrakan ini. Menurutnya razia adalah langkah strategis untuk mencegah tindak kriminal dan penganiayaan.

“Ini sangat strategis untuk meminimalisir hal yang tidak kita inginkan. Berdampak langsung pada keamanan pekerja dan lingkungan. Kami berharap ini menjadi program berkala demi kondusifitas wilayah,” tutur Ansye.

Ketua Koperasi Batu Emas Tatelu Hendry Walukow mengatakan, tambang Tatelu adalah pusat perekonomian masyarakat Kecamatan Dimembe. Efeknya tidak hanya dirasakan penambang, tapi juga ojek, pasar, dan warung.

 

“Kami berupaya menciptakan tambang yang ramah bagi pekerja, ramah bagi masyarakat, dan ramah bagi pengunjung. Bebas dari senjata tajam, bebas dari miras. Ke depan razia ini akan kami laksanakan secara berkala sebagai bentuk proteksi dan antisipasi,” ujar Anggota DPRD Provinsi Sulut ini.

 

Walukow juga menegaskan, bagi yang terjaring razia selanjutnya tidak hanya akan ditindak pelakunya, tapi juga pemodal, pengelola, dan penunjang tambang.

 

Senada, Danramil Kapten Inf Lucas P Lahama menyampaikan apresiasi.

“Pertambangan yang bebas sajam tentunya mengurangi risiko kriminal. Apresiasi luar biasa untuk Pemdes Tatelu,” kata Lucas.

 

Diketahui, para pekerja tambang di Desa Tatelu berasal dari berbagai daerah, seperti Kotamobagu, Sangihe, hingga Pulau Jawa. Keberadaan mereka telah terdata dan berada di bawah pengawasan Pemdes bekerja sama dengan Koperasi Batu Emas Tatelu. (3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.