Pertama di Minut, Desa Watutumou III Panen Tanaman Pangan Dengan Upacara Adat Rumegas Umbanua Dan Dimeriahkan Pentas Seni

oleh -363 Dilihat

MINUT, VIRALBERITA.NET — Tepat di hari Pahlawan 10 November tahun 2023 Pemerintah Desa Watutumou III menggelar panen tanaman Pangan menggunakan upacara adat Tonsea Rumegas Umbanua dan pentas seni di perkebunan milik kelompok tani Berkat Usaha Nyata. Acara ini berlangsung meriah dan penuh hikmat.

Acara adat panen tanaman pangan yang dibawakan sanggar seni yang dipimpin maestro seni tradisi Tonaas Rinto Tarore yang pernah meraih penghargaan sebagai Maestro Pelestari seni RI. Prosesi yang dipimpin Tonaas Supit Karundeng dengan mengenakan pakaian Kabasaran didampingi para anggota dengan pakaian Kabasaran melakukan prosesi doa secara adat dengan bahasa tou Tosea mengucap syukur kepada opo empung (Tuhan yang Maha Esa) atas rejeki (hasil bumi) yang diberikan atas umat manusia.

Terlihat Tonaas mempersembahkan seekor ayam dengan cara memotong leher ayam dan mengambil darahnya sebagai tanda untuk menghilangkan hal-hal yang jahat yang mau menggagalkan rejeki hasil panen.

Kemudian mengambil sejumput cabe dibuang ke tanah lalu diinjak. Yang dipercaya untuk menghalang orang yang berniat jahat di kebun ini. Dan ada sesajian makanan dan minuman arak yang diatur untuk dipersembahkan kepada leluhur yang telah merombak rimbah.

Acara adat ini dimeriahkan dengan pentas seni Mahrani dan Kabasaran, tari pisok dan orkestra di hadiri Bupati Minahasa Utara yang diwakili Kepala dinas Pangan Ir Jemmy Kuhu, MA, Kadis Pariwisata Femmy Pangkerego, Kadis pertanian Ir Wangke Karundeng dan Camat Kalawat Dra Ferlie Indria Nassa, MAP, Hukum Tua Desa Watutumou III Dra Helly Kondoj, M. MPd, perangkat desa dan Masyarakat.

Hukum Tua Desa Watutumou III Helly Kondoj menyampaikan, upacara adat yang dilakukan dalam memanen hasil perkebunan sebagai upaya pemerintah Desa dan masyarakat yang terus memelihara adat demi kemajuan budaya yang ada di Minahasa Utara dan untuk mendukung program penguatan ketahanan pangan pemerintah pusat, Provinsi Sulawesi utara dan Kabupaten Minahasa Utara.

” Panen raya kelompok Tani Desa Watutumou III ini adalah kerjasama masyarakat dan pemanfaatan dana Desa Watutumou III tahun 2023 untuk ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat” ucap Kondoj.

Dari keterangan Kondoj, ada berbagai tanaman yang sukses dipanen, panen perdana adalah buah samangka bejumlah 2000 kilogram, tomat dan kemudian saat ini, cabai, samangka, bayam, terong, vanili, jagung, bawang merah dan rempah-rempah lainnya.

 

Sementara, Ketua kelompok Tani Berkat Usaha Nyata Rusly Manorek menyampaikan Terima kasih kepada pemerintah Desa Watutumou III yang telah membantu para petani melalui pemanfaatan dana desa yang sudah kami rasakan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

 

” Kegiatan ini kami lakukan, untuk memotivasi bagi masyarakat dan para petani untuk memperkuat ketahanan pangan yangvterus digalangkan pemerintah “Marijo bakobong” sekaligus pelestarian budaya adat Tonsea Minahasa Utara, ” ucap Manorek.

Disampaikan Manorek, saat ini kelompok tani Desa Watutumou III masi terbatas, lahan masi meminjam dari Desa Watutumou namun hasil panen ini sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Desa Watutumou III.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Desa Watutumou III memberikan penghargaan kepada seorang petani usia 85 tahun yang masi sangat aktif bertani Fredrik Pinontoan (Opa Panci) sebagai pahlawan Pangan yang diserahkan Bupati Minahasa Utara melalui Kadis Pangan Ir Jemmy Kuhu. Dan juga menyalurkan bantuan bibit jagung dan pupuk serta ternak bagi masyarakat Desa Watutumou III.

(*/DS)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.