Minut Raih Penghargaan atas Capaian Investasi Rp779 Miliar

oleh -364 Dilihat

MANADO, viralberita.net – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan penghargaan khusus kepada Kabupaten Minahasa Utara atas kontribusi besar terhadap capaian Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) triwulan I 2026.

 

Apresiasi disampaikan Wakil Gubernur Sulut Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., saat membacakan pidato Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulut 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026).

 

Berdasarkan data realisasi investasi Q1-2026, total investasi yang masuk ke Sulut mencapai Rp2,13 triliun. Minahasa Utara menyumbang Rp779 miliar atau sekitar 36% dari total provinsi, menempatkannya di posisi kedua di bawah Kota Manado.

 

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Minahasa Utara atas capaian investasi Rp779 miliar. Namun gap yang lebar dengan wilayah lain harus menjadi perhatian bersama,” ujar Wagub Victor.

 

Bupati Minut Dr. Joune J. E. Ganda, SE., MAP., MM., M.Si., memaparkan langkah strategis dan evaluasi berkala yang dilakukan untuk menjaga iklim investasi PMA dan PMDN di daerahnya.

 

Meski Minut berkinerja impresif, Gubernur mengingatkan capaian investasi Sulut secara keseluruhan masih perlu evaluasi. Dari target Rp12,13 triliun tahun 2026, realisasi kuartal I baru 18%. Angka ini turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 33%.

 

Pertumbuhan ekonomi Sulut Q1-2026 juga tercatat 3,25% yoy, masih di bawah rata-rata nasional 5,96%.

 

Untuk mengejar target, Pemprov Sulut bersama BI menetapkan tiga strategi intervensi ketat bagi seluruh kepala daerah:

 

1. Monitoring Bulanan: Pengawasan intensif proyek strategis agar hambatan bisa dimitigasi lebih awal.

2. Debottlenecking: Penyelesaian cepat kendala regulasi dan sengketa lahan lintas wilayah.

3. Hilirisasi & Diversifikasi Sektor: Fokus ke industri padat karya bernilai tambah tinggi seperti pengolahan kelapa, tuna, cakalang, serta pengembangan smart tourism.

 

Wagub Victor menegaskan investasi bertumpu pada kepercayaan. “Investasi itu esensinya adalah kepercayaan. Yang utama bukan laporan indah di atas kertas, tapi eksekusi nyata di lapangan,” pungkasnya.

 

Ia juga meminta optimalisasi Mal Pelayanan Publik di setiap daerah untuk mempermudah investor.

 

Pertemuan dihadiri Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto, Kepala Kantor Bea Cukai Bitung Didit Prayudi Sidharta, serta para bupati dan wali kota se-Sulut. (3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.