Minahasa Utara Jadi Pelopor, Bupati Joune Ganda Resmikan Kemitraan Genetika Babi Indonesia-Denmark

oleh -405 Dilihat

Jakarta, viralberita.net — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mencatat sejarah baru di sektor peternakan nasional. Bupati Minut Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si hadir langsung dalam peresmian Indonesia-Denmark Swine Genetics Partnership di The Dharmawangsa Jakarta, Kebayoran Baru, Selasa (14/7/2026).

 

Kemitraan strategis ini digagas PT Sulawesi Optima Wirakarya (SOW) bersama DanBred, perusahaan genetika babi kelas dunia asal Denmark. Ini menjadi impor bibit babi premium pertama dari Denmark ke Indonesia setelah vakum selama beberapa dekade. Dan Minahasa Utara menjadi Kabupaten pertama di Indonesia yang memulai kerja sama internasional di bidang genetika babi.

 

Bupati Joune Ganda menyebut langkah ini sangat penting bagi Sulut yang merupakan salah satu lumbung produksi babi nasional.

 

“Kerja sama ini membuka pintu transfer teknologi dan peningkatan mutu genetik ternak. Kami bangga Minahasa Utara jadi pelopornya. Harapan kami, peternak lokal langsung merasakan dampaknya. Produktivitas naik, industri peternakan makin modern dan berkelanjutan,” ujar Joune Ganda.

 

Dampak kerja sama ini sudah terlihat di daerah. PT SOW, perusahaan PMA, resmi membangun fasilitas di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan dengan nilai investasi ditaksir Rp20 miliar.

 

Bukti keseriusannya, 546 ekor bibit babi unggul impor langsung dari Denmark telah tiba di Sulut pada Selasa (7/7/2026) pekan lalu.

 

Kepala DPMPTSP Minut Richard J. H. Dondokambey, S.STP., M.AP. memastikan seluruh perizinan PT SOW sudah sesuai aturan. Perusahaan bergerak di bidang peternakan babi dengan KBLI 01450.

 

“Saat ini pembangunan fasilitas gestation seluas 1.090 m2 di atas lahan 102.680 m2 sedang berjalan. Kami terus kawal di lapangan dan pastikan hak masyarakat terpenuhi,” jelas Richard.

 

Sebagai bentuk keberpihakan pada warga, perusahaan yang dipimpin Direktur Andreas Surjaputra menunjuk Richard Sumendap, warga asli Desa Batu, sebagai penanggung jawab lapangan.

 

“Kami ingin investasi Rp20 miliar ini jadi penggerak ekonomi baru dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat Likupang Selatan,” tegas Richard.

 

Dengan masuknya genetika unggul Denmark ke Minut, Pemkab berharap standardisasi industri peternakan nasional terdongkrak, ketahanan pangan regional menguat, dan kesejahteraan peternak rakyat di Sulut ikut meningkat. (3by)

No More Posts Available.

No more pages to load.