Yolanda “Saya langsung bersentuhan dengan masyarakat. Itulah yang menjadi motivasi saya untuk memberi diri melayani. Kalau Tuhan berkenan, saya siap membuat perubahan untuk kesejahteraan masyarakat desa”
KALAWAT, – Suasana berbeda terasa di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara hari ini, kamis 10 September 2026 .

Yolanda Stefi Sorongan, S.Pd resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Hukum Tua Desa Koltem. Pendaftarannya berlangsung meriah dan penuh haru.
Dengan mengenakan pakaian adat Minahasa-Talaud, Yolanda diantar ratusan massa pendukung dari kediamannya menuju Kantor Hukum Tua Desa Koltem. Rombongan dituntun alunan musik Tagonggong khas Sangihe-Talaud yang menambah semarak suasana demokrasi di desa.
“17 Tahun Mengabdi, Kini Siap Melayani Lebih Luas”
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Yolanda menyampaikan rasa syukurnya.
“Pertama saya percaya ini ada dalam rancangan Tuhan yang indah. Saya bersyukur hari ini bisa ada di titik ini,” ujar Yolanda dengan mata berkaca-kaca.
Motivasi Yolanda maju bukan tanpa alasan. Hampir 17 tahun ia mengabdi sebagai aparat pemerintah desa. Mulai dari meweteng di Perum Rizki tahun 2009-2015, hingga menjadi Kepala Jaga 8 Desa Kolongan sejak 2016 sampai 7 April 2026.
“Selama 17 tahun saya langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dari yang ekonominya paling kritis sekalipun. Itu yang memotivasi saya dan keluarga untuk memberi diri melayani desa,” katanya.
Yolanda menegaskan, jika Tuhan berkenan dan dipercayakan masyarakat, fokus utamanya hanya satu, mensejahterakan masyarakat Desa Kolongan Tetempangan.
“Desa kita sudah baik, tapi kita akan buat lebih baik lagi ke depan. Tidak ada yang muluk-muluk. Yang utama membangun hubungan baik dengan masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kalau hubungan baik terbangun, kesejahteraan pasti akan dinikmati bersama,” tegasnya.
Yolanda membawa visi pelayanan yang cepat dan terbuka. Ia ingin memanfaatkan sistem digital yang sudah dirintis Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda.
“Masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor. Kita manfaatkan digital untuk pelayanan. Seperti pengurusan BPJS Kesehatan, administrasi kependudukan, imunisasi. Perangkat desa di setiap jaga harus jadi ujung tombak, proaktif membantu warga yang sakit,” jelas Yolanda.
Hukum Tua Koltem, Drs. Renny Ontonie menyambut baik pendaftaran ini. Ia menyebut Yolanda sebagai pendaftar pertama.
“Proses pendaftaran hari ini berjalan lancar, aman dan sukses. Saya sebagai pemerintah menyambut baik dan mendukung pesta demokrasi ini. Kami tetap menjaga netralitas. Siapa pun yang dipilih masyarakat, kita akan bawa Desa Koltem semakin hebat dan bersinar di hadapan Tuhan,” ucap Renny.
Ia juga mengimbau semua pendukung untuk menjaga persaudaraan. “Boleh beda pilihan, tapi rasa persaudaraan tetap ada. Kita sama-sama masyarakat Desa Koltem,” pesannya.
Senada, Ketua BPD Koltem, Fredy Sirap selaku perwakilan panitia mengatakan berkas Yolanda sudah lengkap sesuai ketentuan Perbup Nomor 16 Tahun 2026.
“Tadi hanya pengecekan jumlah dan fisik berkas. Tahapan selanjutnya adalah penelitian dan verifikasi keabsahan. Pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 16 September. Kalau hanya Ibu Yolanda yang mendaftar, panitia akan membuka perpanjangan,” jelas Fredy.
Dengan semangat “melayani dengan hati”, Yolanda berharap bisa membawa perubahan nyata bagi Desa Kolongan Tetempangan. (3by)






