dr Harrol Sepang: “8 tahun 8 bulan di Pulau Mantehage saya dapat banyak keluarga. Di sana saya belajar, melayani itu bukan hanya mengobati, tapi juga hadir dengan hati”
MINAHASA UTARA, viralberita.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis (MWM) Kabupaten Minahasa Utara resmi memiliki nahkoda baru.
Jabatan Direktur RSUD MWM diserahterimakan dari dr. Alain Beyah kepada dr. Harrold Sepang, MARS, AIFO-K, dalam upacara Sertijab yang digelar di Aula RSUD MWM, Senin (7/9/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Drs. Alan Mingkid, dan Ketua Dewan Pengawas RSUD MWM Magdalena Wullur.
Dalam sambutannya, Sekda Minut Ir. Novly Wowiling menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada dr. Alain Beyah atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin RSUD MWM.
“Terima kasih Pak dr. Alain atas pelayanan terbaik dan kerja keras selama ini. Di bawah kepemimpinan beliau, kita melihat ada peningkatan pelayanan di RSUD MWM. Ini harus kita jaga dan teruskan,” ujar Sekda.
Kepada direktur baru, Sekda menitipkan pesan khusus. “Kepada dr. Harrol, saya minta pelayanan kepada masyarakat semakin ditingkatkan. Utamakan kenyamanan pasien dan keluarga. Kita tidak ingin lagi ada isu miring soal rumah sakit. RSUD MWM harus jadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Minut,” tegasnya.
Dikatakan Sekda, dengan kepemimpinan baru, RSUD Maria Walanda Maramis diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan yang ramah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat Minahasa Utara.
dr. Harol Sepang: “Saya Belajar Melayani dari Pulau Terpencil”
dr. Harol Sepang dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan komitmen untuk melanjutkan perjuangan dr. Alain Beyah.
“Saya tidak datang sebagai orang baru. Saya datang membawa pengalaman 8 tahun 8 bulan mengabdi di Puskesmas Tinongko, daerah terpencil, Pulau Mantehage daerah perbatasan. Di sana saya tidak hanya bertugas sebagai dokter, tapi juga hidup dan berbaur dengan masyarakat. 8 tahun 8 bulan itu saya dapat banyak keluarga baru,” kisah dr. Harol dengan mata berkaca-kaca.
Menurutnya, pengalaman di kepulauan mengajarkan arti melayani dengan hati. “Di tempat terbatas, kita belajar bahwa pasien bukan hanya angka. Mereka saudara kita. Apa yang sudah baik di RSUD MWM akan kita tingkatkan. Apa yang kurang akan kita benahi bersama,” lanjutnya.
dr. Harol juga mengajak seluruh jajaran RSUD MWM untuk kompak. “Saya tidak bisa jalan sendiri. Saya butuh dukungan, kerja sama, dan kekompakan dari seluruh pegawai, dokter, dan tenaga kesehatan. Mari kita jadikan RSUD MWM tempat yang nyaman bagi pasien dan membanggakan bagi kita semua,” ajaknya.
Acara ditutup dengan suasana haru. Para pegawai, dokter, dan tenaga kesehatan memberikan cendra mata kepada dr. Alain Beyah sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian selama ini. (3by)






