MINUT, VIRALBERITA.NET — Setelah 34 tahun mengabdikan diri dalam partai Golongan karya (Golkar) akhirnya dengan tekad bulat Denny Wowiling, MSi bersama 100 pengurus Golkar dalam kubuh Dewo Fand Club Kabupaten Minahasa utara (Minut) sepakat pindah ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Hal tersebut dideklarasikan secara resmi oleh Mantan ketua Golkar Minut Denny Wowiling pada minggu 26 Desember 2021 di kediaman Dewo sapaan akrab Wowiling yang dihadiri Bupati Minahasa utara Joune Esau Ganda, SE (Wakil ketua DPD PDIP provinsi sulawesi utara bidang ekonomi), Ketua DPRD Minut Denny Kamlon Lolong, S. Sos (Ketua PDIP Minut), Anggota DPRD Sulut Berty Kapojos.
“Hari ini Dewo Fans Club telah merintegrasi menjadi inbody PDI Perjuangan. Bukan lagi diluar tapi sudah didalam partai PDI perjuangan, “pungkas Dewo.
Ketua PDIP Minut Denny Lolong mengungkapkan rasa bangga sikap Dewo dan Dewo fans club, atas keputusan beliau bergabung dengan PDIP, padahal ada banyak partai.
“Akhirnya tokoh politik sejak Minut masih kabupaten Minahasa bergabung dengan PDIP. Kami bangga dan bersyukur. Kami harap sinergitas bisa berjalan dengan baik semoga tugas-tugas dapat berjalan,” ucap Delon sapaan akrabnya.
Dikatakan Delon, bergabungnya Dewo di PDIP tidak ada janji jabatan. Namun, dengan masuknya secara serentak bersama kepengurusannya, nanti akan dipikirkan oleh PDIP sebagai aprediasi.
“Dewo orangnya inergik, dia bukan hanya datang dan diam, tapi ada tugas-tugas untuk dia dalam membantu PDIP dan pemerintah. Mudah-mudahan dengan masuknya Dewo dapat menambah kursi di PDIP,” ujarnya.
Bupati Minahasa utara Joune Ganda mengatakan, Dewo fabs club bukan orang baru di dunia politik. Semoga kehadiran Dewo dan jajarannya dapat menunjang semua program pemerintah dalam membangun Minahasa utara.
“Mereka orang-orang yang sudah melalang melintang di partai politik, semoga dapat membantu pemerintah dalam membangun di Minahasa utara ini,” kata Bupati Joune Ganda.
Menurut Dewo ini kloter pertama pengurus DPD 2 dan desa Golkar Minut. Hari ini 100 pengurus. Mereka datang dengan kerelaan tanpa ada iming-iming uang. Karena mereka melihat dedikasi yang dibangun selama ini.
Dikatakan Dewo pemberian dirinya sejak tahun 1987 di partai Golkar, yang dilakukan ini tidak ada rasa benci, marah tapi karena kesadaran kita. Kami mencurahkan pengalaman kita, keterampilan dan pengetahuan kita dalam mengelola organisasi.
“Golkar itu bagus. Yang salah bukan Golkar tapi orang yang memenage Golkar. mereka Semena-mena tidak mengikuti aturan partai, diri mereka adalah aturan maka Golkar akan hancur. orang boleh nyinyir daya tidak punya apa-apa, tidak punya mobilitas dan bukan anggota DPRD tapi jangan lupa, saya punya dedikasi, saya punya teman-teman yang terus mendukung saya. Kita lihat saja, kami siapa sebenarnya yang punya pendukung,”pungkas Dewo.
(Deibby Malongkade)






