Bupati Minut Minta Masyarakat Terdampak Covid-19 Belum Tersentuh Bantuan Melapor Kepada Hukum Tua Setempat

0

MINUT, VIRALBERITA.NET — Banyaknya masyarakat yang terdampak akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) namun sayangnya begitu banyaknya bantuan-bantuan yang dilucurkan pemerintah hanya berlaku bagi masyarakat yang terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantua Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah desa dan KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) dan PKH dari kementrian desa, sedangkanĀ  masyarakat yang terdampak ada banyak yang tidak tersentuh bantuan apapun namun sangat mengalami kesulitan dalam masa pandemi ini.

Oleh karena itu, Bupati Minahasa utara Joune Ganda SE menyampaikan agar masyarakat yang mengalami dampak pandemi covid-19 yang belum tersentuh bantuan agar melaporkan diri kepada Hukum tua di desa masing-masing.

“Kita fokus pada masyarakat yang isolasi mandiri. Tetapi bagi masyarakat yang merasa terdampak tapi tidak tersentuh bantuan harus melaporkan diri kepada hukum tua setempat. Didesa kita ada alokasi dana covid 8 persen untuk penanganan covid-19 itu minimal, jika itu dirasa kurang, harus ditambah,”ucap Bupati Joune Ganda didampingi Wakil bupati Kevin William Lotulung SH MH kepada Wartawan saat konfrensi pers di atrium kantor Bupati Minut, senin 26 Juli 2021.

Bupati mengatakan situasi sekarang ini yang paling utama adalah membantu masyarakat bukan insfratruktur. “Beking apa beking paving sedangkan masyarakat mati lapar. Nda perlu paving, jalan, hidupkan dulu masyarakatnya,”tegas JG panggilan akrab Bupati.

Diharapkan Bupati agar hukum tua harus mampu melihat keadaan masyarakat dan berinisiatif memberikan bantuan untuk masyarakat jika dilihat benar-benar terdampak. “Saya sudah instruksikan kepada kepala dinas sosial untuk cek satu persatu Hukum tua yang menggunakan 8 persen penggunaan dana Covid, jangan sampai kurang, jika kurang, harus ditambah lebih alokasi anggaran dana covid termasuk bantuan,”pungkasnya.

Lanjutnya, Hukum tua adalah garda terdepan pemerintah, hukum tua lebih tahu mana masyarakat terdampak, harus ada inisiatif alokasikan anggarannya.

Bupati juga meminta agar Hukum tua harus organize kolaborasi dengan masyarakat yang berkelebihan agar bekerjasama dengan pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak pandemi saat ini.

“Semua lagi susah. kita ibarat lagi perang, ini darurat. kita harus bekerja sama bahu membahu, perlu kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Jika kita tidak kerja sama tidak mungkin kita dapat menyelesaikan masalah ini,”pungkasnya.

(Deibby Malongkade)