Lurah Yang diduga Lakukan Pemalsuan Surat Tanah Untuk Joune Ganda Dipolisikan

0
Kuasa hukum Welly Sompie, SH

AIRMADIDI, viralberita.net — Kasus perdata sengketa tanah Milik Keluarga panambunan dengan tergugat Joune Ganda yang saat ini adalah calon Bupati Minahasa utara dari partai PDIP akhirnya sampai pada kasus pidana.

Pasalnya, Johnny Sue Panambunan yang diberikan kuasa oleh keluarganya untuk menggugat tanah yang bernama Tokalelotaan yang dibeli Joune Ganda secara sepihak kepada Decky Panambunan gugatan perkara pengadilan negeri Airmadidi nomor 1/PDT.G/2020/PN Arm, mempolisikan lurah Airmadidi Alce Kamuh dan pengukur Ronald Awondatu.

Hal tersebut dibuktikan dengan surat bukti Laporan polisi (LP) nomor : STTLP/484/VIII/2020/SPKT yang diterima oleh Bribda Junaidi Mamoto pada 12 Agustus 2020 di Polres Minahasa utara.

Kamuh dilaporkan diduga telah membuat surat palsu karena menerbitkan surat ukur yang baru atas nama Ronald Tileng pada tanggal 28 November 2018 di objek tanah Totalelotaan yang sudah memiliki surat ukur yang diterbitkan pada tanggal 21 juli 2008.

” Lurah keluarkan surat ukur padahal, objek tanah itu sudah ada surat ukurnya sejak tahun 2008″ucap kuasa hukum Pelapor Welly Sompie, SH.

Mirisnya, penerbitan surat ukur oleh lurah Airmadidi terasah ganjil karena, surat ukur yang diterbitkan atas nama pembeli tanah Ronald Tileng bukan penjual tanah Decky Panambunan. Dan lebih aneh lagi Akte jual beli yang dikeluarkan Camat Airmadidi atas nama penjual Decky Panambunan, pembeli Ronald Tileng atas nama Joune Ganda berdasarkan surat ukur tanah atas nama Ronald Tileng.

“Akte jual beli Decky Panambunan sebagai penjual, pembelinya Ronald Tileng atas nama Joune Ganda menggunakan surat ukur tanah Ronald Tileng sebagai pemilik,” jelas Sompie.

Sompie berharap Polres Minut dapat secepatnya memproses perkara ini.

(Deibby Malongkade)