Pejabat Pemkab Minahasa Tandatangani Pakta Itregitas

Spread the love

 

MINAHASA,ViralBerita.Net – Seluruh Pejabat dilingkup Pemkab Minahasa membaca ikrar dan menandatangani dokumen Pakta Integritas di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa, (29/01/2020).

Dihadapan Bupati Royke Octavian Roring dan Wabup Robby Dondokambey Penjabat Sekretaris Daerah Ronald Sorongan, para Asisten Sekkab, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kepala bagian di lingkungan sekretariat daerah dan 25 camat menyatakan kepada diri sendiri atau berkomitmen bahwa sanggup untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) bahkan berupaya mencegah dan memberantasnya.

Hal tersebut tertuang dalam Pakta Integritas yang merupakan pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Mereka juga menyatakan tidak akan menerima pemberian berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring mengaku Perjanjian Kinerja adalah dokumen yang berisi penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program yang disertai indikator kinerja.

“Tujuan adanya perjanjian kinerja ini sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur,” katanya.

Menurutnya, perjanjian kinerja ini juga berfungsi sebagai dasar bagi pimpinan untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan/kemajuan kinerja penerima amanah.

“Terkait dilakukannya penandatanganan tersebut, Bupati dan Wabup menginstruksikan agar jajarannya mematuhi dan menjalankan komitmen tersebut,” ungkapnya.

Selain itu ditegaskan agar tidak ada lagi kegiatan yang terlambat dilaksanakan mulai dari pelelangan.

“Saya juga tidak mau mendengar ada yang bilang kalau kegiatan ini sudah ada yang punya apalagi sudah minta uang terlebih dahulu, kalau itu terjadi pelaksana teknisnya dan kepala OPD langsung kami ganti,” tegas mantan Asisten III Pemprov Sulut itu

( Vincent Lengkong )

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *