Toko Bangunan Maumbi Jaya Ludes Dilalap Api

Spread the love

WATUTUMOU 2, VIRALBERITA.NET — Jago merah kembali beraksi di Desa Watutumou 2 jaga 2 didepan jalan raya Manado-Bitung, Toko bangunan Maumbi Jaya ludes dilalap api, rabu 9 oktober 2019.

Kejadian pada jam 18:00 dari keterangan saksi mata Mintje Mahiborang tetangga toko, mereka melihat api sudah membesar dari bagian belakang toko.

Warga langsung menghubungi hukum tua setempat Defli Alvian Bawanda, dan hukum tua bergerak cepat langsung menghubungi pemadam kebakaran serta Kapolsek Airmadidi serta meminta bantuan masyarakat lewat pengeras suara.

Warga berduyun-duyun langsung mengamankan isi rumah-rumah lokasi kejadian dan membantu padamkan api, dalam beberapa menit disusul pemadam kebakaran langsung datangi TKP dan jajaran Polsek Airmadidi yang dipimpin Kapolsek AKP Stenly Rambing, SIK, MH. Api berhasil diamankan tak sampai merembet kerumah warga.

Dari keterangan pemilik toko Andreas Umboh, sebelum meninggalkan toko mereka telah memeriksa kondisi toko dalam keadaan aman. Menurutnya. kemungkinan arus listrik.

“Sebelum pulang kami sudah memeriksa terlebih dahulu keadaan toko, listrik kompor dan lain-lain sudah aman dan kami langsung pulang, mungkin listrik” ucap umboh warga Ranomut lingkungan 7.

Terpantau media viralberita.net Kapolsek Airmadidi AKP Stenly Rambing, SE, MH dan jajaran sekertaris kecamatan Iwan Senduk, SE. M.Si dan hukumtua desa Watutumou 2 Defli Alvian Bawanda, sekdes Samy Gilidus turut memantau dilokasi kejadian.

Kapolsek Airmadidi saat dikonfirmasi menyampaikan, penyebab kebakaran masi dalam penyelidikan, untuk sementara diduga arus listrik.

“Penyebab kebakaran masi dalam penyelidikan, dugaan sementara arus listrik pendek,” ucap Rambing.

Sementara, hukum tua desa Watutumou 2 melalui kejadian ini, menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran sehingga kejadian serupa tidak terjadi.

“Saya himbau masyarakat agar lebih waspada lagi dengan hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran, dan harus lebih teliti lagi. Seperti kejadian ini, padahal tuan toko sebelum keluar sudah memeriksa keadaan tapi kebakaran tetap terjadi,” tutur Bawanda.

Dari keterangan keluarga korban Jumlah kerugian berkisar 1M lebih, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Berjumlah 6 unit pemadam kebakaran padamkan api. 3 unit Damkar Minut, 2 unit pemkot Manado, 1 unit dari provinsi Sulut.

Menurut Kadis Damkar Minut Roby Parengkuan melalui kabid Damkar menejemen kebakaran Stevi Paat mengatakan, api agak sulit dipadamkan karena mengandung bahan kimia, listrik dan minyak. Padahal sudah sekitar 6000 liter air.

“Api sangat sulit dipadamkan karena mengandung bahan-bahan pemicu api, padahal sudah sekitar 80.000 liter air. Solusinya, tinggal menggunakan semen tapi sudah mulai aman,” pungkas Paat dilokasi kejadian.

Sampai berita ini dinaikan, pemadaman masi berlangsung.

(Deibby Malongkade)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *